| Latpres LKMT Tawangmangu: Peserta puas terhadap sistem penilaian Radjawali Indonesia |
| 12:15:05 AM | Dudung Abdul Muslim |
|
Radjawali Indonesia kini menjadi salah satu event organizer (EO) papan atas di negeri ini. Tak hanya itu, sistem penilaian Radjawali Indonesia pada umumnya dianggap bisa memuaskan para peserta, baik yang kalah mau menang, karena lebih transparan dengan menggunakan stik bendera tiga warna (kuning, biru / hijau, dan merah). Hal ini pula yang dirasakan para peserta Latpres LKMT (Lawu Kicau Mania Tawangwangu) di Lesehan Pondok Lawu, Tawangmangu, Minggu (6/11). Pasalnya, inilah kali pertama LKMT berkolaborasi dengan Radjawali Indonesia. Menurut Ketua Pelaksana Om Sutrisno, secara keseluruhan latpes berjalan lancar, tanpa kendala, diikuti sekitar 400 peserta. "Tidak ada komplain, dan para peserta pun merasa puas. Semuanya bisa menikmati kicauan burung, tanpa ada teriakan sedikitpun," ujarnya. Lomba mestinya dimulai pukul 10.00, tapi baru terealisasi 1 jam kemudian, karena banyak peserta yang terjebak kemacetan. Maklum saja, Tawangmangu merupakan salah satu objek wisata unggulan di Jawa Tengah, dan selalu ramai pada hari Minggu maupun hari libur nasional. Panitia membuka empat kelas yang terdiri atas 16 sesi lomba. Lovebird dimainkan empat sesi, terbanyak dibandingkan dengan murai batu, cucak hijau, kacer, kenari, cendet, dan pleci yang masing-masing dua sesi. Meski demikian, semua kelas lovebird full gantangan. Persaingan pun relatif berimbang, kendati lovebird Poppy milik Om Katheng (KMGG Team) mampu [...] |
Posting Komentar